Minggu, 16 Desember 2012

Sex Education


SEX EDUCATION DIMASUKKAN KE DALAM PENGAJARAN DI SEKOLAH, JELASKAN JUGA MENGENAI ASPEK DAN CARA PENYAMPAIANNYA

11NOV
Pergaulan remaja/anak-anak seusia sekolah terasa sangat mengkhawatirkan akhir-akhir ini banyak terjadi sex bebas dikalangan remaja, mulai dari siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai Mahasiswa di Perguruan Tinggi. Permasalahan ini sudah memakan banyak korban, apalagi setelah semakin berkembangnya teknologi informasi, seperti HP, komputer,  dan laptop yang bisa untuk mengakses internet. Dimana dengan sangat mudahnya seseorang melihat konten-konten yang terkait pornografi.
Sebenarnya anak-anak remaja sekarang masalah pengetahuan sex sudah banyak pengetahuan yang dimilikinya, namun demikian pengetahuan yang dimiliki tersebut masih sebatas untuk “membangkitkan gairah” sex dengan banyak melihat tulisan, gambar-gambar organ vital baik laki atau perempuan.
Pemahaman tentang seks sangat diperlukan sebagai dasar pengetahuan bagi para remaja. Pengetahuan yang dimaksud tentu menyeluruh,seperti kesehatan reproduksi, norma-norma dan tanggungjawab sosial. Pemberian pengetahuan tersebut bukan menjadi pemerlancar banyaknya penyimpangan seks pranikah/seks bebas. Orang tua sangat perlu mengontrol kebiasaan anak-anaknya memanfaatkan HP, komputer. Orang tua perlu juga ”waspada” dan ”mencurigai” jika anaknya selalu minta dana untuk sewa internet dengan alasan mencari tugas yang diberikan guru di sekolah, mesti ditanyakan hasilnya ngenet apa saja, dimana anaknya biasa ngenet untuk mangkal bersama teman-temannya. Bagi guru ”sering” melakukan razia terhadap anak didiknya di sekolah terutama video, foto yang ada di HP atau segala sesuatu yang mendukung adanya seks bebas.
Sex Education dimasukkan kedalam pengajaran di sekolah sangatlah penting dan perlu dengan berbagai aspek., dengan harapan para remaja semakin mengenal tubuhnya dan tahu cara merawatnya. Pengenalan terhadap pengetahuan anatomi tubuh adalah untuk kepetingan dirinya dimasa-masa mendatang, terkait kesehatan, keluarga, agama, bukan untuk dicobakan karena tidak terkendalinya nafsu seksnya. Beberapa aspek penting sex education dimasukkan kedalam kuriulum sekolah :
  1. Pendidikan seks di sekolah-sekolah dapat membantu anak memahami dampak dari seks dalam kehidupan mereka. Hubungan seks bebas dapat diatasi dengan memberi dan memperluas cakrawala mereka tentang bahayanya.
  2. Hal ini juga dapat menjawab semua pertanyaan yang ada dibenak mereka tentang tubuh mereka yang berubah dan lonjakan hormonal.
  3. Anak-anak sering ingin tahu tentang jenis kelamin lawan jenis. Pendidikan seks di sekolah dapat membantu memberi pemahaman perbedaan dan menjaga keinginan untuk mengeksplorasi hal-hal untuk diri mereka sendiri.
  4. Pelecehan seksual terhadap anak adalah kejahatan sosial yang melanda ribuan anak di seluruh dunia. Pendidikan seks di sekolah dapat berperan aktif dalam mengendalikan peristiwa penganiayaan ini.
  5. Adalah jauh lebih baik untuk mengajarkan anak tentang seks di sekolah, bukan membiarkan mereka menggunakan sumber lain seperti materi pornografi dari internet. Hal ini penting karena sumber seperti internet memiliki sejumlah informasi yang mungkin menyesatkan dan menyebabkan informasi yang salah.
  6. Dengan masalah seperti kehamilan remaja dan penularan penyakit yang meningkat, dapat menyadarkan anak dari bahaya ini.
  7. Pendidikan seks di sekolah adalah wadah mengubah anak menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, pendidikan seks bisa membantu mereka memahami manfaat pantang seks bebas setidaknya menjadi anak yang lebih bertanggung jawab
Cara Penyampaian tentang Sex Education adalah sebagai berikut :
a.    Siswa SMP
Untuk siswa SMP disamping ada pelajaran Biologi yang mempelajari tentang makhluk hidup, perlu disampaikan juga Sex Education oleh Guru Biologi juga tentunya, atau dari ahli Sarjana Kesehatan Masyarakat ataupun dari dokter secara langsung. Setidaknya satu minggu atau dua minggu sekali dalam penyampainnya, dan Sex Education ini juga bisa dimasukkan dalam penilaian tugas. Beberapa materi yang menurut saya harus disampaikan kepada siswa SMP mengenai Sex adalah :
  1. Pengertian Sex. (di kelas 2 awal)
  2. Bahaya Free Sex. (di kelas 2 akhir)
  3. Organ Reproduksi secara umum. (di kelas 3)
  4. Lebih menekankan pada akibat dari Free Sex secara khusus, agar siswa mengerti akan bahaya-bahayanya dan setidaknya mereka sadar akan hal itu dan tidak akan melakukan Free Sex.
b.    Siswa SMA
Bahwa usia remaja adalah usia SMA, jadi disinilah banyak remaja yang ingin mengerti tentang jati dirinya, jadi Sex Education ini sangat diperlukan pada Siswa SMA. Materi yang disampaikan adalah sebagai berikut :
  1. Penjelasan Sex secara terperinci. (di kelas 1)
  2. Penjelasan secara terperinci tentang Penyakit Menular Seksual (PMS) ataupun Penyakit Kelamin. (di kelas 2 dan 3)
  3. Menekankan pada teori sex dan tindakan-tindakan untuk menghindari free sex.
c.    Mahasiswa Perguruan Tinggi
Kepada mahasiswa di perguruan tinggi meskipun usianya tidak pandang berapapun, tetap ada mata kuliah tentang sex. Materi yang disampaikan adalah sebagai berikut :
  1. Penjelasan secara detail tentang Organ Reproduksi Laki-laki dan Perempuan.
  2. Penyampaian tentang melakukan hubungan sex yang sehat dan tepat.
  3. Penyampaian tentang pemeliharaan pernikahan dengan hubungan sex yang berkualitas yang berguna untuk melepaskan ketegangan.
  4. Diadakannya seminar tentang free sex dan bahayanya.Diadakannya pemikiran dan tindakan-tindakan untuk membantu menangani free sex.
Penyampaian materi dapat melalui sarana sebagai berikut :
  1. Pertemuan antara guru dan murid ( Teacher learning center/ Student Learning center)
  2. Menggunakan fasilitas elektronik seperti : proyektor LCD, agar dalam penyampainnya dapat disertakan gambar secara langsung.
  3. Untuk mahasiswa dapat mengadakan suatu penelitian tentang kejadian-kejadian di tempat-tempat lokalisasi secara langsung, tapi bukan untuk melakukan free sex.
Itulah beberapa tentang sex education dalam pembelajaran di sekolah dan aspek serta penyampaiannya. Selain dari itu semua, tindakan pembelajaran dari orang terdekat juga diperlukan terutama dari keluarga. Orang tua tetap harus mengawasi dan membimbing anaknya mulai dari dini tentang sex.

Tidak ada komentar: